Mengenai Saya

Foto saya
adalah ibu dari 2 orang anak, yang senang bergabung bersama anak2 muda agar selalu berjiwa muda
2

Berusaha Mempergunakan Barang Selama Mungkin

by Tini Mf Martini Tapran on Wednesday, January 19, 2011 at 9:04am

Kami kaum hawa ditakdirkan untuk punya naluri ingin tampil selalu manis dan cantik, untuk itu kadang kami khususnya para ibu kadang menjadi miss maching, berusaha untuk memadu-madankan pakaian dari mulai kepala hingga ujung kaki. Memang indah dipandang mata, tapi kadang malah jadi berlebihan sampai mengorbankan kenyamanan berpakaian hanya untuk tampil prima.

Jika hal ini dilakukan banyak ibu, tentu satu orang ibu bisa punya 4 pasang sepatu atau sandal, beberapa tas, bebagai warna dan corak kerudung dan perlengkapan untuk berpenampilan menarik lainnya, lalu setelah itu kadang kita sadar atau tidak sadar mulai mencari barang lain yang sebenarnya sudah kita punya tapi dengan warna yang berbeda.

Tidak ada salahnya memang karena Allah SWT pun suka dengan keindahan, tapi ada baiknya jika kita mulai memikirkan satuhal yaitu apakah memang semua itu kita perlukan? Karena kadang2 kita malah jadi bingung jika sudah mulai membereskan barang2 tersebut, ada kalanya ada beberapa baju atau tas yang kita baru pakai 2 atau 3 kali saja, tapi terlupakan.

Mungkin juga tidak hanya pakaian yang begitu, kami kaum hawa juga senang membeli kebutuhan rumah tangga lainnya yang sebenarnya sudah ada di rumah, kami kadang tak tahan dengan toples cantik model baru, bed cover yang motifnya lucu dan yang lainnya.

Ternyata jika hal itu terus dilakukan oleh sebanyak2nya orang berapa jumlah barang yang nantinya akan menjadi “sampah” yang akan membebani bumi kita, berapa dampak produksinya dan berapa bahan baku yang harus disediakan.

Berusaha mempergunakan barang yang kita punya selama mungkin itu pelajaran berharga yang saya dapatkan dari aghnie anakku, mbak Anilawati Ypbb dan Kandi sahabat kota. Saya akan berusaha untuk itu, selama saya masih bisa mempergunakannya dan dengan fungsi yang sama maka insyaa Allah saya tidak akan membeli yang baru, tapi jika saya terpaksa membeli yang baru maka saya tidak akan mudah menjadikannya sebagai sampah,

Beruntungnya saya karena aghnie anakku dan teman2nya mempunyai kegiatan meng-garage sale-kan barang2 bekas tapi masih layak pakai tersebut untuk kegiatan sosialnya. Untuk ibu2 yang lain mungkin bisa memberikannya pada orang2 disekitar yang lebih membutuhkan sebelum kita berpikir untuk membuangnya sebagai sampah.

Ayo sayangi bumi kita dengan berusaha mempergunakan barang yang kita punya selama mungkin.

1

Dedoy dan Terrariumnya

by Tini Mf Martini Tapran on Wednesday, January 12, 2011 at 7:14am

Sabtu, 9 januari 2011 dd ikut mamih ke pertemuan relawannya Ypbb, awalnya dia bete karena banyak hal yang kita bicarakan dan itu sama sekali tidak menarik untuknya, tapi setelah kakak Rima mulai menerangkan tentang terarium dia terlihat sangat antusias. Apalagi saat kak Rima mempraktekkan langsung cara membuatnya dd langsung maju mendekati kak Rima dia ingin melihatnya dari dekat.

Saat kita mulai membuat terarium kita masing-masing dia mulai kebingungan menentukan tanaman yang ingin dipilihnya, jujur saja awalnya dd tidak tertarik pada tanaman, pada saat bu guru PLH meminta anak-anak dikelas membawa tanaman ke sekolah untuk dipelihara di sekolah dd sama sekali tidak tertarik untuk memilih tanamannya dan ternyata dia yang paling malas merawatnya.

Tapi setelah dia mengenal terrarium dan membuatnya sendiri dd mulai suka tanaman, dia mulai dengan pertanyaan-pertanyaannya tentang pohon dan jenisnya, dan seperti kebiasaannya saat ingin tahu tentang sesuatu dia mulai mencarinya lewat internet, subhanallah! Dd bilang bahwa pohon itu banyak macamnya mih, dan dia yang ngasih kita udara untuk bernafas. Pohon juga butuh makan dan minum seperti kita dan ternyata dia juga butuh udara untuk bernafas. Kini dia tahu bahwa pohon disekitarnya banyak manfaatnya, bukan sekedar keindahannya. Mudah-mudahan kami tak susah lagi untuk menghentikan kebiasaannya mengguntingi daun-daun di halaman.

Dd sangat sayang dan bangga dengan terrarium hasil buatannya sehingga terariumnya dia bawa kemana-mana, tanamannya dia ajak bicara juga sama seperti dia memperlakukan ikan cupang peliharaannya, karena saat kita buat di Ypbb kita menggunakan wadah dari gelas kaca maka saya berinsisiatif menggantinya dengan wadah plastik agar tidak riskan ketika harus dibawa-bawa kemana-mana oleh dd, dan ternyata dia bisa mengingat urutan pembuatannya dengan lancar, dia membuatnya sendiri tanpa bantuan siapapun.

Terima kasih Ypbb, yang telah banyak membantu kami memahami dan peduli lingkungan tanpa menggurui, terutama sosok mbak Anilawati yang mulai banyak membuat perubahan pada keluarga kami tanpa paksaan. Terima kasih juga pada Sahabat Kota yang mulai memperkenalkan cinta lingkungan pada keluarga kami sehingga kami bisa berinteraksi dengan banyak komunitas pecinta lingkungan sehingga kami bisa belajar banyak hal tentang lingkungan.

Semoga Allah SWT membalasnya dengan kebaikan yang banyak, amin ya Rabbal alamin.

Urutan pembuatan terrarium yang dd buat sendiri :

Masukkan batu kerikil yang agak besar-besar agar ada ruang untuk cadangan air

Lapisan kedua adalah sejenis lumut kering yang sudah direndam dulu di air, gunanya untuk menyaring air dan memisahkan tanah dan kerikil.

Lapisan ketiga adalah tanah bawaan dari potnya, kata kak Rima sih pohonnya perlu beradaptasi

Lapisan keempat meletakkan tanamannya, dd memilih tanaman sendiri

Lapisan kelima adalah humus agar tanamannya punya cadangan nutrisi

Lapisan keenam adalah zeolit, gunanya untuk indicator mengisian air dan ………. Saya lupa

Lapisan ketujuh adalah batu hiasan penutup agar tampilannya cantik

bahan-bahan pembuatan terarium: kerikikil, spagnum moss, tanah, humus, zeolit, batu hias
spagnum mossnya di rendam dulu
diremas sebelum di masukkan agar tidak becek/ basah
Masukkan batu kerikil yang agak besar-besar agar ada ruang untuk cadangan air
Lapisan kedua adalah sejenis lumut kering yang sudah direndam dulu di air, gunanya untuk menyaring air dan memisahkan tanah dan kerikil.
Lapisan ketiga adalah tanah bawaan dari potnya, kata kak Rima sih pohonnya perlu beradaptasi

ini terarium yang dd buat di Ypbb
Lapisan keempat meletakkan tanamannya, dd memilih tanaman sendiri
tambahin satu pohon lagi ah
Lapisan kelima adalah humus agar tanamannya punya cadangan nutrisi
Lapisan keenam adalah zeolit, gunanya untuk indicator mengisian air dan menambah oksigen
Lapisan ketujuh adalah batu hiasan penutup agar tampilannya cantik
kasih siput dan ulet bohongan biar cantik
jangan lupa menyiramnya agar tanamannya tetap hidup
· · Share · Delete

0

dari catatannya aghnie

Oleh-oleh dari Asian Sosial Youth-preuneurship Summit (9-10 Desember 2010)

by Hasya Ozora on Friday, December 31, 2010 at 12:49pm

Oleh-oleh dari Asian Sosial Youth-preuneurship Summit (9-10 Desember 2010)

Di saat teman-teman saya melaksanakan UAS, saya pergi ke Jakarta untuk menghadiri Asian Sosial Youth-preuneurship Summit, meskipun saya harus ulangan susulan dan kadang tidak begitu mengerti apa yang mereka bicarakan tapi saya sangat senang bisa diberi kesempatan seperti ini.

Saya pergi kamis 9 Desember setelah subuh bersama kak Agni dan kak Dimas. Saya sangat senang karena bisa bertemu lagi dengan kakak-kakak YCM, dan ternyata bukan hanya kakak YCM dari Indonesia tapi juga dari India dan Thailand, ditambah kakak-kakak YIP. Disana saya bisa belajar banyak hal dari mereka, dan saya jadi punya pengalaman baru dan semangat juga. Saya sangat senang bertemu pak Ismail dari Perhimpunan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI), menurut cerita beliau kehilangan penglihatan saat beliau duduk di kelas 3 SMA, tapi beliau tidak berputus asa malah itu jadi kelebihannya karena beliau sekarang bisa melihat dengan mata hatinya, subhanallah!

Saya juga senang bisa berinteraksi dengan kakak-kakak YCM karena saya jadi banyak tahu dan merasa apa yang saya lakukan masih belum apa-apa dibanding dengan yang kakak-kakak lakukan, dan saya berharap kita bisa saling berkolaborasi bekerjasama disuatu saat nanti, amin

Banyak hal yang menarik dari kegiatan ini, diantaranya adalah pengalaman saya pada dragon’s den, saat kita harus meyakinkan investor tentang kegiatan yang kita lakukan, saya jadi banyak belajar tentang bagaimana mempresentasikan kegiatan saya ini pada orang lain, jika biasanya saya hanya mengandalkan cerita dari foto-foto kegiatan, disini saya juga belajar bahwa saya juga harus bisa membuat bahan presentasi dalam bentuk lain yang lebih menarik.

Ternyata mengikuti kegiatan seperti ini banyak senangnya lho, dan saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari ashoka, untuk teman-teman yang belum tahu ashoka, ashoka adalah asosiasi global kewirausahaan social (social entrepreneurship) yang mengidentifikasi dan mendukung para wirausahawan social di seluruh dunia. Dan saya senang bisa terpilih sebagai salah satu Young Changemakers (YCM) 2010

Untuk yang ingin menyumbangkan barang bekasnya saya tunggu di kantor mamih Aghnie, jalan lombok 9 Bandung, untuk yang barangnya ingin diambil bisa menghubungi no 022-70002048

Untuk yang punya keterampilan dan ingin menularkan keterampilannya pada ibu-ibu di sekolah ibu bisa menghubungi saya (aghnie), atau mamih aghnie (70002048) nanti kita atur jadwal bersama, atau yang punya alat-alat keterampilan atau buku-buku keterampilan yang sudah tidak dipergunakan tapi masih bisa digunakan kami siap menampungnya untuk kami gunakan di sekolah ibu.

Terima kasih pada teman-teman yang telah banyak membantu saya melakukan kegiatan kita Sama Rasa Sama Rata, saya tidak bisa seperti ini tanpa bantuan kalian, ayo kita lanjutkan kegiatan kita agar lebih banyak lagi orang yang terbantukan, kita kumpulkan lebih banyak barang lagi dan kita buat garage sale lagi mumpung liburan, ayo kita bereskan rumah kita masing-masing siapa tahu kita bisa menemukan banyak barang yang sebetulnya tidak kita butuhkan lagi tapi masih layak digunakan orang lain yang lebih membutuhkan.



· · Share

    • Amalia Karima siip dah aghnie, keren euy..hahay
      December 30, 2010 at 10:30pm · · 1 personLoading...
    • Dewi Salamah Subhanalloh......like this
      December 30, 2010 at 10:39pm · · 1 personLoading...
    • Sahabat Kota temen2 di KSK banyak yang mau berbagi, tinggal di list aja kira2 ibu2nya butuh apa ni.sukses yaa!
      December 31, 2010 at 7:01am · · 1 personLoading...
    • Yanti Rivai Aghnieeee.....nice to hear setorinya Aghnie....akan lebih asyik lagi kalau kita bisa cerita ambil ngupi@ bareng....kapan Aghnie bisa? Agar Ibu bisa atur waktu Ibu :)
      December 31, 2010 at 8:56am · · 1 personLoading...
    • Rida Hidayati Mksh aku sdh dibagi cerita ini ya Aghnie, selamat YCM muda, bgs ini butuh lebih byk anak2 muda berkarya spt Aghnie dan teman2 :-)
      December 31, 2010 at 3:04pm via Facebook Mobile · · 1 personLoading...
    • Tini Mf Martini Tapran aghnie kasih tau dong apa yang dibutuhkan di garasi salenya tuh, mumpung di KSK banyak anak cowonya
      January 1 at 9:37am ·
    • Hasya Ozora ‎@sabkot iya ka sedang dipikirkan
      @bu yanti wah thanks bu.. untuk kedepannya sih aghnie lagi disuruh konsen untuk un bu
      @tante rida terima kasih sekali bu
      @mamih baju laki2 masih kurang tuuhh
      January 1 at 9:42am ·
    • Tini Mf Martini Tapran dari pengalaman ikut garage sale aghnie ternyata yang kurang adalah baju dan celana laki2, juga mainan anak2, klo ada yang mau nyumbang boleh tuh kayanya, benarkhan teh?
      January 1 at 9:43am · · 1 personLoading...
    • Yanti Rivai Ok, Aghnie :) Ntar habis UN kita bisa janjian lagi ya....sukses selalu buat Aghnie. Ntar Ibu kalau ada barang boleh titip di garage salenya ya...
      January 1 at 3:29pm ·
    • Hasya Ozora
      ‎@sahabat kota : mungkin yang dibutuhkan adalah alat2 keterapilan seperti gunting, jarum, benang warna-warni, benang wool, kain flanel, aneka macam manik-manik, lem tembak dll
      buku-buku tentang berbagai keterampilan juga boleh dong kak, klo ...yang besarnya mungkin mesin jahit he he he

      @all : untuk garage sale kita sangat butuh baju laki2 karena pembeli garage sale aghnie kebanyakan emang2 beca dan tukang jualan di depan sekolah SD Pardomuan, atau mainan anak2 juga buku cerita tapi apa aja boleh kok buktinya alat-alat dapur aghnie habis terjual
      See More
      January 2 at 1:22pm · · 2 peopleYou and Yanti Rivai like this.
    • Yanti Rivai Aghnie, Ibu ingin ikutan titip tapi belum sempat beberes di rumah :) Makasih dah sempat ngupi dan cerita-cerita kemarin ya....kapan-kapan lagi dech :D
      January 4 at 8:21pm ·

0

25 November

Katanya hari ini adalah hari Guru, smoga hari ini menjadi hari dimana para guru memantapkan lagi hati dan pikirannya untuk membimbing siswa-siswinya meraih impian mereka dengan lebih baik dan lebih manusiawi.

Meskipun saya hanya seorang pengajar bimbel bukan guru (yang harusnya bisa di gugu dan di tiru) , tapi ada baiknya sayapun ikut merenung karena sebagai seorang ibu saya pun adalah guru yang utama dan pertama untuk anak-anakku.

Anak-anak semua sama condong pada hal yang mereka sukai, dan setiap anak punya keunikan dan "kehebatan"nya sendiri. Lalu bagaimana kita orang-orang dewasa yang ada di dekatnya mengasah dan membantu mereka menemukan keunikan dan "kehebatan" yang dimilikinya?

Stimulasi dan membimbing mereka untuk bereksplorasi sesuai minat si anak adalah yang sering kita lakukan pada balita, lalu bagaimana ketika anak-anak ini sudah memasuki usia sekolah? sepertinya di Indonesia masih jarang sekolah-sekolah yang mengikuti minat, bakat dan kemampuan anak untuk menerima informasi pelajaran sesuai dengan kerja otak mereka. yang ada anak dijejali dengan berbagai pelajaran yang mereka sendiripun tak tahu untuk apa mereka mempelajari ini semua?

Menurut saya yang sehari-harinya mengajar anak-anak di bimbel, satu kunci keberhasilan transfer informasi adalah ketika mereka tahu untuk apa mereka mempelajari ini, apa gunanya untuk mereka dan target apa yang akan dicapai itu jelas, insyaa Allah walaupun itu sulit tapi mereka akan dengan senang hati berusaha untuk memahaminya. Ini hanyalah sedikit refleksi yang terjadi pada saya dan anak-anak yang saya bimbing belajarnya.

Tapi sayangnya di dunia pendidikan pada umumnya hal itu jarang di bicarakan guru diawal pelajaran, yang ada guru datang dengan wajah yang kadang tidak bersahabat dan memaksakan pada setiap anak bahwa apa yang akan diajarkan hari ini harus mereka kuasai dengan baik. Sehingga kadang-kadang anak-anak bukannya mengerti malah jadi tegang duluan, dan hanya konsentrasi untuk mendengarkan guru bukan untuk menyerap informasinya. Lalu bagaimana anak-anak akan senang belajar dengan situasi seperti ini?

Wahai bapa ibu guru di sekolah semoga Allah menganugrahi bapa dan ibu hati yang lapang untuk membimbing siswa-siswinya dengan baik, sehingga kita akan punya putra-putri Indonesia yang kualitas hidup dan mental yang lebih baik di kemudian hari, amin ya Rabbal alamin.

(in memorian : 25 November 1984 - 25 November 2010)

0

Oleh-olehnya aghnie dari seleksi panel young changemakers ashoka 31 okt- 2 nov 2010

Oleh-oleh Aghnie dari seleksi panel young changemakers ashoka 31 okt- 2 nov 2010

by Aghnie Rif on Monday, November 8, 2010 at 8:02pm

Senangnya bisa berkesempatan ikut seleksi panel young changemakers ashoka karena saya bisa nambah teman dan yang pasti nambah pengalaman yang banyak , di sana saya bertemu dengan kakak-kakak sesama peserta dengan programnya masing2 dan hanya satu orang yang sebaya dengan saya, kita semua tanpa melihat usia berdiskusi bersama dan mempresentasikan program kita masing-masing. Saya bangga ternyata masih banyak generasi muda Indonesia yang perduli sesama, semoga negri ini akan menjadi lebih baik di masa yang akan datang, amin.

Banyak hal baru yang saya dapat, dan saya jadi punya semangat baru untuk lebih serius lagi meneruskan kegiatan saya karena saya ingin lebih banyak orang terbantukan dengan adanya kegiatan saya ini bukan hanya di sekolah saya saja SMP Alfa Centauri.

Saya melihat ternyata SD di sebelah tempat ibu saya mengajar adalah sekolah yang juga perlu mendapat perhatian karena kebanyakan yang sekolah di situ adalah anak2 dari keluarga dengan keadaan ekonomi menengah kebawah, menurut ibu kepala sekolahnya jangankan untuk kegiatan di luar sekolah, uang iuran sekolah saja yang hanya Rp. 17.500,00 masih banyak yang nunggak (SD Pardomuan adalah sekolah swasta berbantuan, bukan sekolah negri yang gratis) dan orang tuanya masih banyak yang punya pikiran asal sekolah, lulus SD pun sudah sudah alhamdulillah.

Bagaimana cara saya membantu mereka? Mereka yang ingin membantu tim kami berjualan di garage sale akan dengan senang hati kami ajak. Tapi karena target saya adalah membuat orang menjadi mandiri tidak tergantungkan pada bantuan, maka saya ingin membuat “sekolah ibu” maksudnya memberi berbagai keterampilan yang beragam pada ibu-ibu orang tua murid agar nantinya ibu-ibu tersebut punya penghasilan tambahan untuk biaya sekolah anak-anaknya.

Peserta “sekolah ibu” ini adalah para orang tua murid SD Pardomuan dan ibu-ibu yang lainnya yang tinggal di sekitar jalan Lombok, keterampilan yang akan kita ajarkan adalah keterampilan yang bisa menghasilkan produk untuk dijual di garage sale kami. Saya mengajak teman-teman atau siapapun yang punya ilmu dan siap membagi ilmunya untuk mendukung “sekolah ibu” ini.

SD Pardomuan yang bersebelahan dengan SDK Paulus tempat syuting film Sherina di jalan lombok 7
anak-anak kelas 2 sedang berolahraga didampingi oleh wali kelasnya

dibanding dengan halaman SD Paulus, SD Pardomuan mendapat jatah yang sempit
kegiatannya tidak banyak, bahkan SD ini belum punya eskul

0

Hikmah jum’at

By ibu Uum

Pernikahan adalah acara sakral yang merupakan sunnah Rasulullah . maka kehidupan suami-ister dan anak-anak sebagai satu keluarga adalah ibadah.

Sayangnya banyak diantara kita yang sudah menikah bertahun-tahun, belum pernah secara sadar berniat bahwa kehidupannya dalam keluarga merupakan bagian dari ibadah /pengabdian kepada Allah SWT.

Apabila dalam suatu keluarga suami, istri dan anak-anak masing-masing menyadari bahwa apapun yang dilakukan untuk keluarganya adalah ibadah, maka yang akan tumbuh dalam keluarga itu adalah semangat mengabdi, semangat untuk saling memberi. Memberi kasih saying, perhatian, keperdulian dan apa saja yang bisa dilakukannya, saling menghargai dan menghormati keberadaan/kedudukan masing-masing dengan tulus ikhlas. Tanpa pamrih, tidak mengharapkan pujian, balasan dan hanya mengharap ridho Allah SWTsemata.

Itulah keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah. Insyaa Allah

0

Arti Hidup

by Hidayat Tapran

Hidup bulanlah suatu tujuan, melainkan perjalanan, NIKMATILAH!
Hidup adalah tantangan, hadapilah.
Hidup adalah anugrah, terimalah.
Hidup adalah pertandingan, menangkanlah.
Hidup adalah tugas, selesaikanlah.
Hidup adalah cita-cita, capailah.
Hidup adalah misteri, singkaplah.
Hidup adalah kesempatan, ambillah.
Hidup adalah lagu, nyanyikanlah.
Hidup adalah janji, penuhilah.
Hidup adalah keindahan, bersyukurlah.
Hidup adalah teka-teki
Hidup adalah , pecahkanlah.

UANG, KEBAHAGIAAN, KESUKSESAN DAN CINTA HANYALAH BAGIAN KECIL DARI HIDUP INI.

Hidup adalah mengejar yang terbaik dalam semua prioritas.
Yang terpenting dalam hidup, yaitu :
Bangkit dari kegagalan,
membangun karakter,
memiliki integritas, menjadi seperti apa diri kita seharusnya, mencapai semua impian terbaik kita, dan memberikan yang terbaik bagi sesama....................

.....

Hidup adalah membuat hidup lebih penuh arti............
penuhilah hidup ini dengan ikhtiar dan do'a




tujuan utama hidup

Diberdayakan oleh Blogger.